Poin Kunci:
  • Drought di sebagian Inggris dapat menyebabkan kekurangan makanan.
  • Kelompok petani mengatakan hal ini menjadi norma baru karena perubahan iklim.
  • Produksi gandum diprediksi akan di bawah rata-rata, dengan beberapa panen selesai jauh lebih awal dari janji.
  • Dukungan pemerintah dan investasi dalam sistem peternakan yang tahan terhadap keadaan ekstrem adalah penting.

Kondisi Drought Saat Ini

Perkumpulan Petani Nasional (NFU) telah memperingatkan bahwa Inggris mungkin menghadapi kekurangan makanan karena kondisi drought yang terus berlangsung, yang signifikan mengurangi produktivitas pertanian. Tom Bradshaw, presiden NFU, menyoroti dampak yang sangat pada tanaman gandum dan panen awal di beberapa wilayah. Menurut data dari Board Pertanian dan Hortikultura (AHDB), produksi gandum diprediksi akan di bawah rata-rata.

Koncern ini terutama mengingat bahwa panen tahun ini sudah dua hingga tiga minggu lebih awal dari rata-rata jangka panjang karena cuaca panas. Drought dan banjir yang berkelanjutan telah membebani finansial petani di seluruh Inggris. Seorang analis senior AHDB menekankan bahwa perubahan iklim mengakutkan tantangan ini.

Petani Inggris Awas pada Potensi Kekurangan Makanan Akibat Drought Terus Berlangsung
Petani Inggris Awas pada Potensi Kekurangan Makanan Akibat Drought Terus Berlangsung

Dampak pada Petani

Pembangunan hancur adalah mengakutkan cuaca ekstrem seperti drought. Musim panas ini, Met Office melaporkan bahwa Inggris hanya mendapatkan 8% dari rata-rata hujannya untuk bulan Juli. Sebanyak 23 juta orang di Inggris dan Wales berada di bawah larangan menggunakan semprot air karena kebijakan pengurangan air. Cuaca kering telah menyebabkan api besar-besaran merusak seluruh negeri, terakhirnya di Suffolk.

Perkebunan di seluruh negeri diterjang banjir pada musim dingin, membuat tanam sangat sulit. Sekarang, di banyak wilayah, mereka tidak memiliki akses air karena pengairan dikendalikan akibat drought. Ini adalah drought ketiga dalam lima tahun dan kelompok petani mengatakan ini menjadi norma baru untuk pertanian di Britania.

Petani gandum mengatakan tanaman mereka berada setengah tinggi normal, dan Inggris melihat panen terdini sepanjang masa karena petani berjuang untuk menyelamatkan apa yang dapat mereka produksi. Di beberapa wilayah tidak hujan lebih dari satu bulan, sementara beberapa heatwave rekor telah menghantam negara ini sejak awal musim panas, meringaskan tanah.

Kebijakan Pemerintah dan Industri

Petani meminta dukungan pemerintah yang lebih besar dan investasi dalam sistem peternakan tahan terhadap keadaan ekstrem untuk membantu mereka mengatasi peristiwa cuaca ekstrem di masa depan. Tom Bradshaw menyarankan bahwa petani harus diberikan potongan pajak untuk membangun sistem penyimpanan air di tanah mereka, sementara Gavin Lane dari Asosiasi Tanah dan Usaha Pertanian mengingatkan bahwa tanpa dukungan yang tepat, banyak peternakan mungkin akan berjuang.

“Negara lain di seluruh dunia yang kita andalkan untuk memproduksi makanan dan sayuran mereka juga mengalami perubahan iklim,” kata Bradshaw dalam wawancara dengan BBC Radio 4. “Sudah terasa seperti ada kekurangan [produk] makanan.”

Risiko Kesehatan dan Penasihat Publik

Selain masalah pertanian, Agen Keamanan Kesehatan Britania (UKHSA) telah mengeluarkan peringatan kesehatan panas untuk delapan wilayah Inggris karena cuaca panas yang diprediksi. Polly Ashmore dari UKHSA menyarankan masyarakat agar tetap terhidrasi dan berhati-hati selama periode cuaca panas, terutama menjaga kelompok rentan.

UKHSA menyatakan bahwa suhu naik mungkin meningkatkan risiko kesehatan, terutama bagi orang tua dan mereka dengan penyakit dasar. Laporan terbaru menemukan bahwa tiga per empat petani Inggris mengalami kerugian atau hanya mencapai break-even, menyoroti tekanan finansial pada banyak usaha pertanian. Gavin Lane mengingatkan bahwa bagi banyak petani ini bisa menjadi panen mereka yang terakhir.

“Musim dingin yang lembab diikuti oleh drought telah meninggalkan gandum setengah tinggi normal dan beberapa tanaman tidak layak dipanen,” kata Lane. “Ini adalah drought ketiga dalam lima tahun. Yang biasanya luar biasa menjadi bagian dari pertanian di Britania, dan pemerintah harus mulai merencanakan hal itu.”

Sumber: The Guardian


Reva Haag

20 posts

Related post