- Tutupnya teleskop Lovell di Observatorium Jodrell Bank dipandang sebagai tindakan jangka pendek, merugikan kedua sisi penelitian dan diplomatika.
- Poli yang dicanangkan Margaret Thatcher pada tahun 1980-an menjadi contoh sebelumnya untuk isu-isu saat ini terkait dana.
- Budget UKRI telah berpindah fokus dari lembaga penelitian ke pembiayaan industri.
Pengaruh pada Fasilitas Penelitian
Kehilangan dana untuk teleskop Lovell di Observatorium Jodrell Bank mulai Maret 2028 dianggap kritis dan potensial berbahaya. Peran observatorium melampaui astronomi, berfungsi sebagai simbol kepemimpinan ilmiah Inggris dan memfasilitasi diplomatika saintifik. Penutupan fasilitas ikonik ini akan meredam kemampuannya untuk berkontribusi signifikan terhadap proyek astronomi radio.
Sebagai peneliti PhD di Jodrell Bank pada tahun 1960-an, George Kildare Miley, profesor senior astronomi dari Universitas Leiden, Belanda, mengingat secara pribadi bagaimana inovasi di Jodrell berubah astronomi radio. Teleskop Lovell memainkan peran terdepan dalam pengembangan interferometri radio berbasiskan jangkauan panjang, menjalin teleskop terpisah untuk membentuk teleskop virtual yang luas hingga ribuan mil. Penghapusan Lovell dari jaringan ini akan meredam kemampuannya untuk menghasilkan gambar dunia radio dengan ketajaman sebanding dengan yang dicapai oleh observatorium ruang angkasa miliar pound seperti Hubble.
Konteks Sejarah

Krisis dana penelitian Inggris saat ini berawal pada tahun 1980-an. Pada akhir tahun 1980-an, Mick Foster dari Chelmsford, Essex, pernah menjadi konsultan ekonomi sementara untuk pejabat ilmuwan di Kepala Kantor Pemerintah. Menurut Foster, kebijakan itu menilai dana penelitian berdasarkan kriteria objektif seperti jumlah publikasi peer-reviewed dan citra, dengan fokus pada manfaat ekonomi jangka pendek.
Sementara itu, dia mengatakan tidak ada metode untuk mengevaluasi penelitian mana yang akan menjadi ekonomi secara bermanfaat. Upaya menilai keberhasilan berdasarkan jumlah publikasi memiliki efek kontraproduktif. Pendekatan tersebut bertujuan memastikan dana pergi ke penelitian diharapkan memberi manfaat ekonomi jangka pendek tetapi gagal dalam menciptakan atmosfer tekanan yang tinggi dan tekanan untuk terlalu banyak dan terlalu cepat mengeluarkan publikasi.
Kenyataan Anggaran Saat Ini
Budget UK Research and Innovation (UKRI) diperkirakan naik menjadi £10 miliar pada 2030. Namun, UKRI terdiri dari lembaga penelitian yang secara utama membiayai sains dasar dan plus Innovate UK, yang hanya membiayai perusahaan. Anggaran Innovate UK meningkat signifikan, sedangkan lembaga lembaga lainnya merosot hingga 40-50% dalam real terms sejak 2011. Seiring dengan peningkatan persentase kuitansi universitas, jumlah sebenarnya dana yang tersedia untuk penelitian sains berkurang.
Pindah fokus ini berarti universitas saat ini mencapai bagian lebih besar dari dana kuitansi yang tersedia, mengurangi jumlah yang sebenarnya digunakan untuk penelitian ilmiah. Aliran pasca doktoral yang dibutuhkan untuk bekerja di industri inovatif terancam terhenti.
Konsekuensi dan Perspektif Masa Depan
Pengurangan dana untuk lembaga penelitian berdampak pada pasca doktoral yang memainkan peran kunci dalam industri inovatif. Kritikus menegaskan bahwa hal ini dapat menyebabkan generasi ilmuwan Inggris terlantar dari proyek-proyek terdepan seperti pembaruan Tevatron Besar (LHCb) yang dipengaruhi oleh potongan dana. Mereka mengargumentasikan bahwa pengembalian uang ini tidak hanya akan meningkatkan pengembangan teknologi tetapi juga menjaga kepemimpinan Inggris dalam kolaborasi ilmiah internasional.
Paula Collins, pembicara utama LHCb di Cern, menyoroti bahwa penarikan dana yang terjamin sebelumnya berisiko memotong generasi ilmuwan Inggris dari masa depan salah satu eksperimen flagships Cern. Investasi ini mewakili kurang dari 0,05% dari anggaran riset £10 miliar per tahun Inggris dan seharusnya segera dipulihkan untuk menjaga kolaborasi ilmiah internasional dan pengembangan teknologi.
Editorial dari The Guardian kritik atas sikap ini, mengutamakan bahwa astronomi modern mencakup fisika, kimia, biologi, dan komputasi. Observatorium Jodrell Bank telah lama menjadi simbol kepemimpinan ilmiah Inggris dan harapan, dan penutupannya akan merugikan. Menteri seharusnya mempertimbangkan posisi mereka dan mengenali pentingnya mendukung sains dasar untuk inovasi jangka panjang dan kolaborasi internasional.
Sumber: The Guardian






