- Pemerintah dan kepala polisi tengah memeriksa bagaimana kas-kas yang melibatkan personel militer AS di Inggris ditangani.
- Peninjauan ini dilakukan setelah The Guardian mengungkap bahwa pihak berwenang Inggris sering menyerahkan wewenang penyidikan kepada investigasi militer AS.
- Saksi, terutama yang menjadi korban penganiayaan seksual, mendapat perlindungan yang lebih sedikit di sistem pengadilan military AS dibandingkan pengadilan Britain.
Pemerintah dan Kepolisian Menginisiasi Review
Pemerintah Inggris dan pejabat polisi tertinggi tengah melakukan ulasan intensif terhadap proses dalam hal mana personel militer AS yang diduga melanggar hukum di tanah Inggris menghindari sistem penegakan hukum Britain. Gerakan ini berlangsung setelah The Guardian mengungkap bahwa otoritas pemerintahan Inggris sering menyerahkan wewenang penyidikan kepada investigator militer AS, membiarkan tersangka menghadapi persidangan di pengadilan military sistem AS.
Kecemasan Terhadap Kas-kas yang Melibatkan Personel Militer AS
Ulasan ini berikut unggahan beberapa kasus di mana polisi Inggris membiarkan militer AS mengambil kendali penyidikan atas dugaan kejahatan serius seperti penganiayaan seksual. Misalnya, polisi Cambridgeshire memberikan kasus terkait Kapten US Air Force Jacob Wulfson kepada investigator militer AS setelah korban disiksa dan diketrafkan di apartemennya. Dalam insiden lain, anggota udara AS Hannes Marschalek diduga mengekspos dirinya kepada beberapa gadis muda, mengakibatkan polisi tempatan mentransfer penyidikan kepada otoritas militer.

Kepada Perkataan Pemerintah dan Polisi
Suara pemerintahan menyatakan bahwa menteri telah berjanji untuk mengidentifikasi dan belajar pelajaran dari kasus-kasus ini untuk memastikan korban diterima dengan serius, hormat, dan empati. Pejabat Departemen Kehakiman bekerja dekat dengan Dewan Pemimpin Polisi Nasional (NPCC) untuk meninjau panduan penolakan kas kepada Pengacara Penuntut Keputusan (CPS) atas nasihat.
Berdasarkan, Tindakan Internal Dua Polisi
Dua polisi, Cambridgeshire dan Suffolk, tengah melakukan ulasan internal sendiri tentang cara mereka menangani penyidikan yang melibatkan personel militer AS. Polisi Cambridgeshire menyatakan: “Kami sedang melakukan tinjauan kebijakan yang dipimpin oleh departemen standar penyidikan kami.” Kepolisian itu tambah bahwa ulasan ini mencakup kasus yang berlaku sejak 2018, dan mereka belum mengetahui jumlahnya.
POLIS Suffolk menyatakan: “Kami tengah melakukan peninjauan atas keputusan mentransfer wewenang kepada angkatan udara AS dan seputar praktik mentransfer kas secara umum.”
Latar Belakang dan Impansi Lebih Luas
Kas-kas yang diungkap oleh The Guardian menunjukkan kekhawatiran terhadap penanganan pelanggaran yang dilakukan oleh personel militer AS di tanah Inggris. Undang-Undang Kode Pancasila Militer AS (UCMJ) yang digunakan dalam pengadilan military memberikan definisi yang lebih sempit dari pelecehan seksual, seringkali mengakibatkan kasus-kasus dengan tuduhan yang lebih ringan bagi tersangka militer.
Masalah ini telah menimbulkan panggilan dari anggota parlemen partai-partai untuk perubahan dan perlindungan yang lebih baik bagi korban Inggris. Nick Timothy, pejabat hukum Partai Konservatif, menyatakan bahwa Wulfson 'harus diterangi sepenuhnya oleh polisi Inggris dan diproses di pengadilan kita.' Jess Brown-Fuller, pejabat hukum Partai Demokrat Liberal, menambah: 'Warga Inggris memperkirakan kas yang terjadi di Inggris harus diproses di pengadilan Inggris dengan hukum Inggris. Harapan tersebut tidak boleh berubah hanya karena tersangka adalah anggota kekuatan asing.'
Signifikansi dan Langkah-Langkah Masa Depan
Ketentuan pemerintah untuk mengulas proses ini menunjukkan pentingnya pedoman yang lebih jelas tentang bagaimana otoritas Inggris harus menangani kas-kas yang melibatkan personel militer AS yang berkunjung, memastikan bahwa penegakan hukum dilakukan sesuai standar hukum Britain. Hasil ulasan-ulasan ini akan sangat penting untuk menentukan apakah perubahan dibuat terhadap prosedur dan kebijakan saat ini.
Lebih dari 12.000 personel militer AS berada di Inggris, bekerja dari setidaknya 15 basis dan fasilitas. Konsentrasi paling besar terdapat pada dua instalasi militer AS di Suffolk: RAF Lakenheath dan RAF Mildenhall. Jumlah besar personel AS tinggal di daerah-daerah sekitar, termasuk di Norfolk dan Cambridgeshire.
Menteri telah menjamin akan meminta pemerintah AS untuk menjelaskan sepenuhnya apa yang terjadi dalam kas Wulfson. Dalam pernyataan, Kementerian Luar Negeri menyatakan: 'Kami sudah berbicara dengan AS tentang masalah ini.'
Kesimpulan
Sumber: The Guardian






