Poin-poin penting:
  • Kebangkrutan dan pemanasan ekstrim di sebagian tengah dan timur Eropa telah menyebabkan tingkat air yang terendah pada sungai-sungai utama seperti Danube dan Rhine.
  • Penghasilan listrik menghadapi gangguan signifikan, termasuk penutupan paruh waktu reaktor nuklir di Hungaria dan Rumania.
  • Sungai yang kering menampakkan warisan sejarah seperti tulang mammoth bulu dan kapal lama.

Penggangguan Perdagangan Laut dan Penghasilan Listrik

Wabah panas berlanjut dan kekeringan ekstrim telah mengakibatkan operasi perdagangan laut di sungai-sungai utama Eropa, khususnya Danube dan Rhine, signifikan. Di Hungaria, tingkat air di Sungai Danube telah mencapai rekor rendah, memaksa pemerintah untuk mengambil langkah drastis seperti menurunkan kapasitas operasional reaktor nuklir listrik.

Reaktor listrik terbesar di Hungaria telah mengurangi penghasilannya sejak Senin karena tingkat air yang rendah. Penutupan tersebut dapat berlangsung beberapa minggu mengingat kondisi yang diperkirakan akan tetap buruk. Perdana Menteri Hungaria menyatakan situasi krisis energi mungkin terjadi, meminta langkah-langkah koordinatif dan perasaan sabar, menambahkan 'Kami mengandalkan setiap orang!' Gangguan pada pabrik gas terbesar di negara tersebut membuat kekurangan pasokan listrik semakin parah.

Rantau Rekordin di Eropa Menghentikan Perdagangan, Penghasilan Listrik dan Unjuk Ancaman Sejarah
Rantau Rekordin di Eropa Menghentikan Perdagangan, Penghasilan Listrik dan Unjuk Ancaman Sejarah

Dalam Rumania, otoritas menghadapi tantangan serupa dengan dua reaktor yang ditutup sementara karena tingkat air rendah di Sungai Danube. Perdana Menteri Rumania menyatakan penutupan tersebut dapat berlangsung hingga satu atau dua minggu dan meminta warga Rumania untuk mengurangi penggunaan listrik pada sore hari, termasuk menahan diri dari mengisi kendaraan listrik (EV) dan mematikan pendingin udara. Produsen mobil dan produsen baterai juga diberi perintah untuk mengurangi konsumsi listrik dan air.

Mendapati Warisan Sejarah

Kondisi kering tidak hanya berdampak pada industri tetapi juga menampakkan warisan sejarah, termasuk tulang mammoth. Di Bulgaria, warga lokal menemukan tulang-tulang yang menggambarkan makhluk purba ini di tempat air sungai, yang mendorong para ahli untuk melakukan penyelidikan. Tingkat air yang rendah di Sungai Danube juga menampakkan kapal lama dan bahkan bom Perang Dunia II, yang harus ditangani otoritas.

Dalam Serbia, ratusan perahu kecil dan beberapa ratus perahu barang terbengkalai karena kurangnya air, memperburuk transportasi lokal. Situasi ini menyebabkan gangguan ekonomi signifikan bagi warga yang bergantung pada perahu-perahu tersebut untuk kehidupannya. Pancingan Rossen Dobrev berbasis di desa Ryahovo di bagian utara Bulgaria menceritakan kepada Agence France-Presse, 'Ini belum pernah terkering sebanyak ini sebelumnya,' menambahkan bahwa sekarang mereka bahkan bisa berjalan semua jalan ke Romania.

Kepanjangan Dampak Jangka Panjang

Tingkat air yang rendah diharapkan akan berlanjut karena tidak ada prediksi hujan substansial dalam masa dekat dan suhu terus mencapai puncak. Sungai Rhine juga mengalami penurunan ke level terendahnya sepanjang sejarah pada beberapa titik, mempengaruhi pengiriman penting barang-barang seperti gandum, mineral, dan bahan bakar minyak.

Kehadiran ini menyoroti tantangan semakin besar yang disebabkan perubahan iklim, bukan hanya dalam hal keamanan energi tetapi juga dalam manajemen sumber daya air secara efektif. Seiring Eropa terus menghadapi kondisi yang tidak pernah dialami sebelumnya ini, usaha bersama diperlukan di antara negara-negara untuk meredakan dampak terburuk bagi industri dan keamanan publik.

Sungai Rhine adalah aorta perdagangan laut penting untuk gandum, mineral, logam mentah, batu bara, dan produk bahan bakar minyak termasuk bensin, yang dapat menciptakan celah pada perusahaan di ekonomi terbesar Eropa Union. Pejabat Belanda mengatakan Sungai Rhine telah merendahkan tingkatnya ke level terendah sepanjang sejarah di titik di mana ia mengalir ke Belanda dan akan melanjutkan untuk receding lebih jauh.

Belanda menghadapi kekeringan resmi yang diakui sejak akhir Juli, menyebabkan larangan penggunaan air di sebagian besar negara, khususnya dalam pertanian. Di Serbia, ratusan perahu kecil dan beberapa ratus perahu barang terbengkalai di pinggir sungai yang kering dekat kota utara Novi Sad. Pengelola perahu Radovan Segrt mengatakan kepada Associated Press bahwa air di Sungai Danube telah menurun sekitar 15 hingga 20 meter dari tepinya. Dia menyusah-susahkan, 'Musim panas sudah berakhir untuk saat ini, dalam hal melintasi perahu.'

Kondisi ekstrem ini menyoroti kebutuhan mendesak atas tindakan koordinatif dan perencanaan jangka panjang.

Sumber: The Guardian


Reva Haag

20 posts

Related post