Poin penting:
  • Harga minyak mentah jatuh drastis setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan serangan terhadap Iran, menyebabkan harga Brent turun 5% menjadi $83.47 per barel.
  • Pasar Eropa bergerak lebih baik dengan kenaikan saham dan obligasi karena penurunan ketegangan geopolitik.
  • Harga bensin di Inggris terus naik mencapai rekor tinggi 160.85p per liter.

Harga Minyak Turun

Dalam penurunan yang mengejutkan, harga minyak mentah Brent turun 5% menjadi $83.47 per barel pada siang hari Senin setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan pembatalan serangan terhadap Iran. Penurunan harga ini cukup signifikan hingga membuat harga West Texas Intermediate (WTI) juga turun lebih dari 5% menjadi $79.47 per barel, yang merupakan perbalikannya dari kenaikan akhir-akhir ini yang dipicu oleh ketegangan antara AS dan Iran.

Reaksi Pasar

Harga Minyak Turun Setelah Trump Batalkan Serangan ke Iran
Harga Minyak Turun Setelah Trump Batalkan Serangan ke Iran

Berita tidak terduga ini mengawali perdagangan pasar Eropa dengan lebih baik pada Senin. Indeks Stoxx 600 bursa saham Eropa naik 0.5% dalam perdagangan pagi, dengan saham energi mengalami penurunan karena turunnya harga minyak. Sementara itu, saham perjalanan dan rekreasi naik 2.1%, mencerminkan optimisme atas stabilitas regional yang terdampai. Kathleen Brooks dari broker XTB menunjukkan bahwa penurunan harga minyak dapat mengurangi tekanan inflasi dan meredakan tingkat suku bunga obligasi, yang telah melonjak lebih dulu.

Harga Bensin Naik

Di Inggris sendiri, harga bensin terus mencapai rekor tinggi 160.85p per liter pada Senin ini. Simon Williams dari RAC menunjukkan bahwa harga bensin telah naik lebih dari 7% sejak titik terendahnya di tengah Juli dan minyak solar mencapai lebih dari 180p untuk pertama kalinya sejak awal Juni. Kenaikan ini mungkin akan stabil pada akhir pekan, menurut Williams.

Kehati-hatian Geopolitik Terus Berlaku

Ketegangan antara Iran dan negaranegara lain di Timur Tengah tetap menjadi perhatian, dengan dua kapal tanker yang membawa minyak Saudi melintasi Selat Bab al-Mandeb dari Laut Merah pada akhir pekan lalu. Organisasi Negara-negara Eksportir Minyak (Opec) setuju meningkatkan produksi sekitar 188,000 barel per hari mulai September, tetapi ketidakstabilan geopolitik belum sepenuhnya mempengaruhi harga minyak mentah global.

Kesimpulan

Batalkannya serangan AS terhadap Iran memberikan tiba-tiba relaksasi dari ketegangan yang meningkat dan mengurangi tekanan pada pasar keuangan. Namun, analis memperingatkan bahwa situasi tetap volatil dengan perhatian terus pada serbuan kapal tanker dan potensi perkembangan masa depan dalam negosiasi antara Iran dan negaranegara lain. Sementara itu, peningkatan harga bensin dapat membuat pengendara di Inggris menghadapi biaya lebih tinggi selama musim liburan panas mereka.

Sumber: The Guardian


Gaylord Sauer

16 posts

Related post