- Politisi dan influencer kanan menuduh Dover dan pantai Kent terancam oleh keberangkatan perahu kecil dari Prancis.
- Penduduk berdebat apakah konten pembuat konten tersebut memanfaatkan area ini atau membahas isu yang benar-benar ada.
- Kran fokus pada pembebasan refugue, sementara beberapa penduduk lokal mengungkapkan frustrasi dengan gambar positif kota.
- Kritikus berpendapat bahwa fokus pada krisis dapat merugikan pengunjung dan melupakan aspek-aspek positif komunitas tersebut.
Area Dover dan pantai Kent yang terdekat baru-baru ini menjadi pusat perhatian dalam diskusi nasional mengenai imigrasi. Politisi dan influencer kanan menuduh keberangkatan perahu kecil dari Prancis sebagai 'invasi,' memicu kekhawatiran tentang keamanan nasional.
Pandangan Lokal terhadap Pembuat Konten

Penduduk Dover berpendapat beda mengenai seberapa banyak mereka senang dengan perhatian tersebut. Alison Drake, penduduk setempat, menyarankan bahwa meski pembuat konten menciptakan minat, dampaknya relatif kecil. ‘Mereka hanya menggunakan Dover sedikit,’ kata dia, bertanya apakah upaya ini bermakna.
Razia Shariff dari Kent Refugee Action Network (Kran) melihat isu tersebut dengan cara yang berbeda. Dia percaya fokus pada krisis memastikan bahwa isu tersebut tetap dalam perhatian publik dan menunjukkan perlunya tindakan: 'Semua orang tahu tentang hal itu; mereka tidak melakukan apa-apa. Jadi, baiklah jika semua orang terus bicara mengenainya, tapi tidak ada yang melakukannya.' Shariff memuji kerja Kran, menyoroti bagaimana beberapa remaja refugue berhasil meski menghadapi tantangan.
Khawatir dengan Gambaran Negatif Dover
Penduduk lokal tertentu merasa frustrasi dengan gambar negatif yang diberikan kota ini. Berdiri di tempat yang sama di mana Philp membuat klaim kontroversial dua tahun sebelumnya, dia mencatat keindahan daerah tersebut: ‘Berdasarkan, lihat, cukup menyenangkan. Karena Anda bisa duduk di pantai dan menikmati area ini.’ Dia percaya bahwa fokus terus pada isu imigrasi dapat merugikan tamu dan mengabaikan aspek-aspek positif kota tersebut.
Penduduk lokal tertentu juga kritis terhadap deskripsi yang diberikan oleh figur tersohor yang mendeskripsikan pinggir pantai Dover sebagai 'garis depan dalam perdebatan besar nasional tentang imigrasi.' Mereka bertanya kebenaran klaim tersebut, menyatakan: ‘Itu berantakan, seperti banyak kota lain. Itu sedih. Jadi itu bukan tempat yang baik untuk berbelanja, tentu saja, tapi pinggir pantainya indah. Dan daerah sekitarnya juga cantik.
Kerja Sama dan Ketangguhan Komunitas
Walaupun ada kekhawatiran, beberapa penduduk menyoroti dampak positif dari organisasi seperti Kran. Carol menyebutkan bahwa banyak refugue yang didukung oleh kelompok-kelompok ini telah mencapai kesuksesan signifikan dalam hidup mereka.
Secara keseluruhan, meski Dover tetap menjadi titik krusial dalam diskusi imigrasi, komunitasnya menghadapi tantangan dengan perasaan yang campur aduk. Apakah penampilan area tersebut sebagai ‘titik invasi’ membantu atau merugikan gambar dan ekonomi kota tersebut masih merupakan subyek debat antara penduduk dan pembuat kebijakan.
Sumber: The Guardian






