Kunci poin:
  • Gunther von Hagens, penemu plastinasi dan pembuat Body Worlds, meninggal usia 81 tahun.
  • Riwayat badan von Hagens akan diperplastifikasi sesuai dengan keinginannya.
  • Eksibisi kontroversial von Hagens menarik minat global namun juga kritik karena cara penyajiannya yang membangkitkan penasaran.

Gunter von Hagens: Kehidupan dan Warisan Seorang Anatom

Gunther von Hagens, yang terkenal dengan teknik inovatif plastinasi-nya dan pembuatan Body Worlds, meninggal pada usia 81 tahun di Heidelberg, Jerman, pada tanggal 24 Juli 2023. Ia dilahirkan Gunther Gerhard Liebchen pada Januari 1945 selama invasi Jerman di Alt-Skalden (sekarang Skalmierzyce), Polandia. Von Hagens tumbuh besar di Dalam Jerman Timur, dan kemudian pindah ke Jerman Barat, di mana ia mengadopsi nama noble von Hagens dan bertemu dengan istrinya pertama, Cornelia.

Pada tahun 1977, saat bekerja sebagai peneliti ilmu di Institut Anatomi dan Patologi Universitas Heidelberg, von Hagens mengembangkan plastinasi. Teknik ini melibatkan penghapusan cairan tubuh dan lemak larut dari badan yang telah meninggal, digantikan dengan resin, silikon, dan epoxy, memungkinkan tampilan seperti hidup. Teknik ini memungkinkannya untuk mempertahankan badan penuh dalam keadaan rigid, yang dapat ditampilkan dalam berbagai pose.

Eksibisi Kontroversial

Gunther von Hagens, Pembuat Body Worlds, Meninggal Usia 81
Gunther von Hagens, Pembuat Body Worlds, Meninggal Usia 81

Eksibisi Body Worlds von Hagens menjadi sensasi global, menarik lebih dari 50 juta pengunjung dunia sejak 1995. Eksibisi tersebut mencakup badan yang diposisikan dalam berbagai kegiatan, ditebang untuk memperlihatkan organ internal, dan bahkan seri kontroversial spesimen bayi di berbagai tahap gestasi. Tampilan-tampilan ini bertujuan menggalakan anatomi tetapi menerima kritik karena sifat mengejutkannya.

Museum Plastinarium di Guben, Jerman, memastikan bahwa badan von Hagens akan diperplastifikasi sesuai dengan keinginannya yang sudah lama. Seorang pernyataan dari museum mengatakan, 'Badan anatomi pasti akan diperplastifikasi, karena ini selalu menjadi keinginan panjangnya,' meskipun lokasi tepat untuk ditampilkan masih belum menentu.

Latar Belakang dan Diri Dini

Von Hagens dilahirkan pada Januari 1945 selama invasi Jerman. Ia tumbuh besar di Dalam Jerman Timur dan terlibat dalam protes melawan penindasan Soviet terhadap Prague Spring 1968. Tahun berikutnya, von Hagens ditahan setelah mencoba lolos ke barat. Pada tahun 1970, Jerman Barat membayar 40.000 mark Jerman untuk bebasannya sebagai tahanan politik.

Selama bebas, ia bertemu dan menikah dengan Cornelia von Hagens di bagian barat Jerman, mengadopsi nama dan konotasi kehormatannya. Pada tahun 1977, saat bekerja di Universitas Heidelberg, von Hagens memikirkan teknik untuk mempertahankan badan, dorong oleh keinginan untuk menggalakan anatomi dan menghancurkan tabu terkait kematian.

Penyelamatan Plastinasi

Von Hagens sering menyatakan keinginannya untuk ditampilkan setelah kematian. Dalam wawancara dengan The Guardian pada 2018, ia menulis, 'Saya bisa membayangkan badan saya yang diperplastifikasi berdiri dalam pose selamat di pintu masuk sebuah ekspose, atau dibagikan ke berbagai lokasi.' Warisan von Hagens dicirikan oleh pujian atas pencapaian pendidikan anatomis dan kritik karena sifat kontroversial eksibisi-eksibinya.

Keinginan Terakhir dan Dampak

Von Hagens didiagnosis menderita Parkinson pada 2008, yang mempengaruhi keterampilan motorik dan bicaranya. Setelah mengalami pendarahan otak pada 23 Juli, ia meninggal di rumah sakit Heidelberg pada hari berikutnya. Kondisinya membuatnya bertanya-tanya tentang adanya akhir hayat, seperti yang ditulisnya pada tahun 2018: 'Seringkali, pada tahap kehidupan dan penyakit ini, saya ingin menghentikan keyakinan saya dan menerima konsep dewa dan akhir hayat. Tapi saya tidak berpikir ada kontinuitas di luar kematian. Setiap badan yang telah kukaji menunjukkan padaku ketidakhadiran jiwa.' Namun, dia tetap tekad untuk bekerja hingga akhirnya, memastikan bahwa badan-badan yang ditampilkan dalam pertunjukannya milik orang-orang yang telah memberi izin untuk manfaat pendidikan.

Persona Publik von Hagens sering dikaitkan antara ilmuwan jahat dan patolog pembunuh berkejaran. Meski memiliki gambaran kontroversial, von Hagens mengabdikan dirinya pada peningkatan pendidikan anatomis melalui teknik-teknik inovatif-nya dan eksibisi global.

Sumber: The Guardian


Melisa Hills

9 posts

Related post