Poin Utama:
  • Lou Koller, co-pembentuk dan frontman band hardcore New York Sick of It All, meninggal usia 59 setelah berjuang melawan kanker lebih dari se tahun.
  • Band mengeluarkan pernyataan puitis yang memuji pengaruh Koller terhadap pertunjukan mereka dan basis fans globalnya.
  • Koller sukses melawan kanker selama se tahun sebelum penyakit itu datang kembali dan membawa rinya.

Meninggalnya Lou Koller

Lou Koller, penyanyi ikonik dan co-pembentuk band hardcore New York Sick of It All, meninggal setelah berjuang melawan kanker usia 59 tahun. Pengumuman tentang kejadian ini dibuat oleh anggota-anggota band di halaman Instagram grup dengan sambutan puitis yang mengungkapkan rasa sedih dan terima kasih atas pengaruh Koller.

Tribute dari Band

Co-Pembentuk Sick of It All, Lou Koller Meninggal Setelah Berjuang Menyandang Kanker
Co-Pembentuk Sick of It All, Lou Koller Meninggal Setelah Berjuang Menyandang Kanker

Dalam postingan media sosial yang berisi emosi, band menyampaikan rasa sedih mendalam dan apresiasi untuk pengaruh yang menentramkan Koller. Mereka menyatakan, 'Rasanya hilang saat ini sangat menghancurkan.' Band tersebut menggarisbawahi peran Koller bukan hanya dalam musik mereka, tetapi juga sebagai sahabat yang dicintai yang membawa kebahagiaan kepada ribuan fans dengan wajahnya yang lucu dan menarik selama pertunjukan.

Merantau Melawan Kanker

Koller didiagnosis menderita kanker esofagus pada Juni 2024, yang kemudian menyebar ke perutnya. Penyakit itu memaksa batalkan tur Eropa mereka di tahun tersebut saat ia menjalani pengobatan. Meski menghadapi tantangan kesehatan yang signifikan, Koller menunjukkan ketahanan yang luar biasa dan dinyatakan bebas dari kanker setelah sekitar satu tahun melalui kemoterapi.

Tetapi penyakit itu datang lagi setelah keberhasilannya pertama kali, menyebabkan akhir tragis ini. Pernyataan band mengakui perjuangan yang terus berlanjut Koller: 'Perjuangannya sudah berakhir sekarang dan dia bisa istirahat.' Mereka juga mengungkapkan harapan bahwa Koller akan tetap mempengaruhi orang-orang positif dari sana-sini.

Lekra Sick of It All

Sick of It All, didirikan pada tahun 1986 oleh Lou Koller dan adiknya Armand Majidi, menjadi pilar penting dari scene hardcore musik New York. Band ini telah merilis 12 album studio dan memperoleh pengakuan internasional melalui berbagai tur yang tidak pernah mengenal mati. Kontribusi Koller terhadap kesuksesan band sangat penting, seperti yang disampaikan oleh band: 'Kami telah kehilangan sahabat yang dicintai dan frontman ikonik.' Band tersebut menekankan bahwa Koller dilahirkan dan dibesarkan di Queens, New York, dan berkolaborasi dengan adiknya Armand Majidi untuk mendirikan Sick of It All.

Band tersebut juga menyebutkan bahwa 2026 akan menjadi tahun yang merayakan peringatan 40 tahun band. Musik mereka telah mendorong audiens pemusik dunia, dengan pengaruh Koller yang charismatik dan menentramkan yang terus berdampak setelah kematiannya.

Kesimpulan

Meninggalnya Lou Koller mencerminkan akhir era penting dalam sejarah musik New York. Lekra yang mengarungi usia panjang akan diingat melalui kegembiraan yang ia inspirasikan kepada fans dunia dan pengaruhnya yang menentramkan terhadap band Sick of It All. Sementara band ini terus berlanjut merantau dan berpencetakan, mereka membawa ingatan tentang frontman dan sahabat yang dicintai.

Sumber: The Guardian


Callie Fahey

7 posts

Related post