Poin utama:
  • Presiden UCI, David Lappartient mendukung pengujian malam waktu selama perlombaan dalam kasus-kasus khusus.
  • Lappartient menegaskan kebersihan Tour de France tahun ini berdasarkan absennya pengumuman hasil tes positif dari ITA.
  • Beliau menekankan pentingnya transparansi dan konsultasi dengan pihak-pihak terkait dalam merubah sepak bola atletik profesional.

Staf UCI Mengomentari Pengujian Malam Waktu

Presiden UCI, David Lappartient mengatakan bahwa selalu ada suspisi di sepak bola dan menegaskan Tour de France pria tahun ini bersih. Menyuarakan pada awal tahap kedua dari Tour de France Femmes di Aigle, Lappartient juga menyatakan dukungannya terhadap pengujian malam waktu selama perlombaan dalam kasus-kasus khusus. Menurutnya, absennya pernyataan media tentang hasil tes negatif dari ITA menandakan bahwa Tour de France lalu tidak menggunakan obat terlarang.
“ITA tak pernah membuat rilis media tentang hasil tes negatif, hanya tentang positif saja,” kata Lappartient.

Presiden UCI Mendukung Pengujian Malam Waktu di Atletik Sepeda untuk Mengatasi Keberatan Penyalahgunaan Obat Terlarang
Presiden UCI Mendukung Pengujian Malam Waktu di Atletik Sepeda untuk Mengatasi Keberatan Penyalahgunaan Obat Terlarang

Tadej Pogacar dan pesaingnya Jonas Vingegaard dites malam selama perlombaan ini, namun waktu spesifik tidak disebutkan.

“Kami tak akan mendukung sesuatu yang mereka lakukan setiap malam pada atlet. Jam-jam ujian biasa bukanlah di malam hari,” kata kepala badan sepak bola ini. “Namun, kami mendukung ITA jika mereka harus melakukan tes spesifik, karena kita tahu dengan micro-dosing EPO, hal itu tak terdeteksi enam atau tujuh jam kemudian.”

“Selalu ada suspisi di sepak bola karena masa lalunya. Saya tahu apa yang telah dilakukan untuk berantas penyalahgunaan obat. Tes malam adalah alat dalam perang ini, tapi bukan alat untuk digunakan setiap hari,” kata Lappartient. “Anda harus menggunakannya sangat secara ekstrim. Ini bukan suspisi terhadap atlet tertentu, tetapi pesan global kepada semua pihak.”

Lappartient merupakan anggota Komite Olimpiade Internasional bersama presiden FIFA yang sedang dicopot, Gianni Infantino, dan dipilih kembali menjadi Presiden UCI tanpa lawan untuk sebab ketiga pada September tahun lalu. Lappartient menekankan pentingnya transparansi dalam merubah sepak bola atletik profesional dengan melakukan konsultasi terlebih dahulu kepada tim, atlet, dan penyelenggara.

“Saya tak akan mengintervensi urusan FIFA, tapi saya bisa katakan bahwa di UCI penting transparansi,” kata Lappartient. “Saat kami ingin membuat reformasi pada sepak bola profesional, kami akan pertama kali memberikan presentasi kepada tim, atlet, dan penyelenggara. Kami melakukan konsultasi dengan pihak-pihak terkait.”

Dengan menjaga komunikasi yang terbuka dan melibatkan semua pihak terkait, Lappartient berharap dapat membangun kepercayaan serta memastikan reformasi tersebut efektif dan diterima baik di dunia sepak bola profesional.

Sumber: The Guardian


Gilda Waters

23 posts

Related post