Jes Staley, Mantan CEO Barclays, Akan Sumbang Pengetahuan Seputar Hubungan dengan Jeffrey Epstein di Sesi Tertutup
- Mantan CEO Barclays, Jes Staley, akan menghadiri pertanyaan dari anggota parlemen Amerika Serikat tentang hubungan masa lalunya dengan Jeffrey Epstein.
- Sesi ini merupakan bagian dari penyelidikan lebih luas oleh Komite Rumah di Majelis Hukum AS terhadap Epstein dan tokoh-tokoh lain yang terkait dengannya.
- Hubungan Staley dengan Epstein mengakhiri karirnya, termasuk hukuman finansial dan larangan hukum dari sektor keuangan Inggris.
Persiapan untuk Sumbang PengetahuanSesuai dengan pemeriksaan yang terus dilakukan atas masa lalu Jeffrey Epstein, mantan CEO Barclays Jes Staley akan muncul di hadapan anggota parlemen Amerika Serikat pada Kamis. Sesi ini tertutup dan merupakan bagian dari penyelidikan oleh komisi rumah ke Congress tentang Epstein dan kawannya. Sumbangannya mengikuti serangkaian wawancara yang sama dengan tokoh-tokoh terkenal lainnya, termasuk keluarga Clinton, Bill Gates, dan Kathy Ruemmler dari JPMorgan Chase.

Latar Belakang HubunganHubungan Staley dengan Epstein dimulai pada tahun 2000 saat ia menjabat sebagai kepala bank private di JPMorgan. Kedua pria ini terus berhubungan selama bertahun-tahun, bahkan mengunjungi Epstein di pulau miliknya sendiri. Hubungan mereka berakhir tiba-tiba ketika Staley bergabung dengan Barclays pada tahun 2015. Meskipun hubungan dekat mereka berakhir, ini diperiksa secara intens oleh otoritas pengawas Inggris yang membuka penyelidikan terhadap hubungan Staley dengan Epstein.
Kesimpulan Otoritas PengawasanPenyelidikan FCA menunjukkan bahwa hubungan antara Staley dan Epstein melampaui batas-batas profesional. Hal ini menyebabkan Staley mengundurkan diri dari jabatannya sebagai CEO Barclays pada November 2021, setelah bank tersebut mengumumkan bahwa Staley telah mencederai integritas mereka tentang hubungan mereka. Di pengadilan, dia meminta maaf atas tindakannya dengan salah satu anggota staf Epstein selama cross-examination meskipun ia menyatakan itu adalah hubungan yang saling setuju. Keputusan FCA melarang Staley bekerja di sektor keuangan Inggris dan menghasilkan hilangnya kompensasi signifikan.
Tantangan HukumMeski menjalani upaya hukum untuk menantang larangan FCA, Staley menghadapi dengarkan pengadilan yang lebih publik tentang peran Epstein. Pengakuan atas tindakan seksual dengan salah satu anggota staf Epstein adalah bagian dari sumbangannya tersebut. Pada tahun 2023, JPMorgan Chase melancarkan gugatan terhadap Staley untuk potensi denda finansial dari kasus-kasus yang mengarah pada bank mereka karena aktivitas Epstein, walaupun akhirnya mencapai penyelesaian rahasia.
Tertarik LanjutSekelompok dokumen baru-baru ini yang dirilis oleh Departemen Kehakiman AS telah mempermasalahkan situasi Staley. Dokumen-dokumen tersebut termasuk tuduhan yang dipertimbangkan pengacara yang memiliki implikasi untuk masa depan karir dan reputasinya. Meski tidak ada tuntutan, penyelidikan yang terus berlangsung menunjukkan awan gelap yang masih melekat pada kehidupannya profesional.
Sumber: The Guardian






