- Donald Trump menolak untuk meminta pengunduran diri Rep. Max Miller (R-Florida) meski terjadi dugaan kekerasan dalam rumah tangga.
- Dewan Senat mengapresiasi rencana pengangguran yang bertujuan menjaga pengadaan pemerintah, mencegah penutupan pemerintahan potensial.
- Todd Blanche dinyatakan memenuhi syarat sebagai Jaksa Agung AS setelah menyelesaikan konflik dengan senator-konfederasi Republik.
- Berbagai negara bagian mengajukan gugatan terhadap pemerintahan Trump atas tarif baru, menyebutkannya ilegal.
Pembangunan Kunci dalam Pemerintahan Trump
Hari ini mencatat peristiwa signifikan di dalam pemerintahan kedua Presiden Donald Trump. Salah satu perkembangan penting melibatkan Rep. Max Miller (R-Florida), yang mantan istrinya, Emily Moreno, menuding kekerasan dalam rumah tangga. Dalam pernyataannya, Trump membela Miller, menyebutnya sebagai 'orang baik' dan mengatakan bahwa ia tidak sadar akan adanya masalah sebelumnya.
Pengadaan Pemerintah Ditunda

Dewan Senat bertindak untuk mencegah penutupan pemerintahan dengan mengapresiasi rencana pengangguran yang mendapatkan suara 89-4. Rencana ini akan mempertahankan anggaran federal hingga 11 Desember, dengan menjaga tingkat pengadaan saat ini dan kenaikan untuk program tertentu. Undang-undang tersebut sekarang siap untuk debat lebih lanjut di Dewan Perwakilan Rakyat dan Senat.
Pengujian Todd Blanche sebagai Jaksa Agung
Kompromi yang dicapai memungkinkan Todd Blanche maju dalam nominasi sebagai Jaksa Agung AS setelah dua senator-konfederasi Republik, John Cornyn dari Texas dan Thom Tillis dari North Carolina, menjamin pengujian konfirmasinya. Kompromi ini melibatkan penarikan pesanan untuk dana peralatan senjata sebesar $1,8 miliar dan membatasi kewenangan pajak retroaktif. Ahli hukum dan Demokrat tetap skeptis, menunjukkan bahwa garansi-garansi ini tidak memiliki daya hukum.
Gugatan Hukum Terhadap Tarif
25 negara bagian mengajukan gugatan terhadap pemerintahan Trump atas tarif baru pada barang-barang dari berbagai negara, termasuk Inggris, Meksiko, Kanada, Australia, India, China, dan Uni Eropa. Negara-negara tersebut menyatakan bahwa tarif ini ilegal, dengan Gubernur Agama California Rob Bonta mengatakan: 'Presiden Trump begitu fokus pada menaikkan biaya hidup bagi warga AS sehingga dia siap melanggar hukum setelah hukum lagi untuk mencapainya.'
Kesimpulan
Tantangan dan tindakan hukum yang berlangsung menyoroti kompleksitas yang dihadapi pemerintahan Trump. Dengan perkembangan terbaru ini, tegangan tinggi masih ada sementara berbagai pihak mencari cara untuk mengatasi iklim politik.
Sumber: The Guardian






