Poin penting:
  • Skyral, bagian dari konsorsium kontrak £2 miliar DMO, bertujuan melatih prajurit Britania menggunakan lingkungan virtual yang kompleks.
  • Teknologi ini memungkinkan rekreasi kota dan negara seluruhnya, fokus pada konsekuensi kedua seperti perilaku penduduk.
  • Simulasi dianggap lebih murah dan mudah dibanding latihan sembunyi-sembunyian nyata tetapi menimbulkan pertanyaan tentang akurasinya dan kelancarannya.
  • Perusahaan lain, seperti Power Size Technologies, juga mengembangkan teknologi twin digital untuk membantu dalam pengambilan keputusan militer.

Pendekatan Latihan Virtual

Dalam Riga, Latvia, konvoi virtual berjalan di jalan yang dilintasi toko model dan apotek, menghadapi ledakan yang merupakan bagian dari simulasi yang dirancang oleh Skyral. Ini bukan hanya permainan video biasa; ini adalah alat latihan terpadu untuk tentara Britania. Sebagai bagian dari kontrak £2 miliar dari Departemen Pertahanan Nasional (DMO), Skyral bertujuan merevolusi pelatihan militer melalui lingkungan virtual yang menyeramkan.

UK Tentara Menerapkan Simulasi Latihan Baru: Pendekatan Virtual Reality
UK Tentara Menerapkan Simulasi Latihan Baru: Pendekatan Virtual Reality

Detail Latihan Virtual

Pendekatan Skyral unik, karena lebih dari skenario pertempuran sederhana untuk memodelkan kondisi kota dan tempang pertempuran kompleks. Perusahaan ini membuat model rinci dari kota-kota dan negara-negara, yang memungkinkan prajurit untuk mengambil keputusan yang berangkat dari dampak yang lebih luas pada infrastruktur dan perilaku penduduk.

Pengaruh Metode Tradisional

Sementara metode pelatihan tradisional seperti latihan sembunyi-sembunyian nyata efektif, mereka memiliki biaya yang tinggi dan tantangan logistik. Simulasi menawarkan solusi yang lebih ekonomis, memungkinkan pelatihan ulang tanpa risiko atau biaya finansial dari latihan dunia nyata. Namun, kritikus mengajukan pertanyaan apakah lingkungan virtual ini dapat sepenuhnya mencerminkan kondisi dunia nyata.

Perusahaan Lain dalam Bidang Ini

Ide menggunakan twin digital bukanlah hal baru; perusahaan lain bekerja pada proyek serupa untuk militer. Fokus mereka adalah model sistem energi untuk membantu pengambilan keputusan tentang elektrifikasi peralatan dan logistik. Hal ini menyoroti tren yang tumbuh dalam sektor pertahanan untuk memanfaatkan teknologi canggih untuk pelatihan dan rencana operasional.

Kesimpulan

Penerapan simulasi virtual yang canggih oleh tentara Britania menandai pergeseran signifikan dalam bagaimana latihan militer dilakukan. Meskipun alat ini memiliki manfaat jelas, mereka juga menghadapi tantangan terkait akurasi dan aplikasinya. Dengan teknologi yang terus berevolusi, akan sangat penting bagi tentara untuk menemukan cara efektif untuk menerapkan inovasi semacam itu ke dalam rutinitas pelatihan mereka.

Sumber: The Guardian


Newton Thiel

24 posts

Related post