- Jumlah pengecekan kapal kecil telah berkurang sebesar 43% tahun ini.
- Kurangan jumlah kedatangan tidak berkorelasi dengan penurunan yang signifikan dari klaim asylum secara keseluruhan.
- Penumpang asylum terus mencari rute alternatif, menjadikan isu ini lebih kompleks.
Kurangan Pengecekan Kapal Kecil
Data terbaru menunjukkan penurunan yang signifikan pada pengecekan kapal kecil dari Prancis ke Inggris. Menurut angka resmi pemerintah, ada 12.469 orang yang menggunakan kapal kecil untuk melintasi Kanal antara Januari dan akhir Juli 2025, sebesar 43% lebih sedikit dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Trend ini terutama mencolok mengingat peningkatan tipis pada pengecekan tersebut sejak Andy Burnham memegang kabinet pada tanggal 20 Juli.
Tanggapan dan Langkah-langkah Pemerintah
Burnham baru-baru ini mengunjungi ruang perintah bersama di Dover untuk memeriksa operasi yang terlibat dalam pengawasan pengecekan kapal kecil. Pernyataannya menyoroti komitmen pemerintah: “Kami akan tetap berlaku keras untuk menghentikan kapal-kapal tersebut, dan kami akan membawa kembali kendali itu.” Inisiatif ini bagian dari strategi lebih luas yang bertujuan merusak model bisnis penipu manusia. Namun, meskipun usaha telah dilakukan, masih ada jumlah yang signifikan penumpang asylum menunggu untuk melintasi Kanal.
Adaptasi Penipu dan Rute Alternatif

Kurangan pengecekan kapal kecil belum sepenuhnya menghancurkan jaringan penipuan. Peluncuran kapal telah tersebar di berbagai bagian pesisir, dengan beberapa penerbangan bahkan terjadi dari Belgia atau bahkan selatan hingga Dieppe, perjalanan 70 mil dibanding rute Calais-Dover yang tradisional.
Dampak dan Tantangan di Depan
Sementara ada penurunan pengecekan kapal kecil, hal itu tidak secara signifikan mempengaruhi klaim asylum secara keseluruhan. Sampai Maret 2026, 93.525 orang mengklaim asylum, menandakan penurunan sebesar 12% dari tahun sebelumnya. Banyak di antara mereka datang dengan kapal kecil, sementara yang lain masuk melalui lorry atau kontainer.
Penipu telah mengadaptasi taktik mereka untuk menentang inisiatif pemerintah. Misalnya, harga perjalanan dalam lorries telah melesat, membuatnya lebih mahal dari pengecekan kapal kecil. Selain itu, beberapa penumpang asylum kembali ke Inggris setelah dibuang dari Prancis di bawah kesepakatan one-in-one-out karena kondisi hidup yang buruk dan kurangnya dukungan.
Pemerintah baru akan menghadapi tekanan untuk meningkatkan langkah terhadap pengecekan kapal kecil. Parlemen berlawanan dan aktivis mendorong partisipasi militer yang lebih besar, termasuk proporsional dari anggota shadow home secretary Partai Konservatif dan panggilan Reform UK untuk penerapan pasukan tentara secara menyeluruh.
Padahal tantangan ini, efektivitas strategi saat ini masih menjadi pertanyaan. Sebagaimana yang disoroti Burnham selama kunjungannya ke Dover, menghentikan kapal kecil tetap masalah yang kompleks yang memerlukan both penegakan hukum yang kuat dan rute alternatif aman bagi mereka yang mencari asylum.
Sumber: The Guardian






