Poin penting:
  • Barking Skate Park rencananya akan tutup, digantikan oleh lapangan padel, menimbulkan kekesalan warga setempat.
  • Khawatir terhadap 'gentrifikasi' dan pereplasian masyarakat telah memicu protes dari kampanye-kampanye warga.
  • Berkat popularitas padel yang meningkat, investasi dalam olahraga ini bertambah, namun biaya ini mengambil alih ruang publik gratis.
  • Lembaga pemerintah menjelaskan bahwa konversi itu perlu untuk kelangsungan finansial fasilitas olahraga.

Kehilangan Favorit Lokal

Aiwa Saito dan anak-anaknya adalah antara mereka yang telah lama mengunjungi Barking Skate Park. Namun, setelah lima tahun menggunakan park ini secara teratur, kini jadwal penutupan ditetapkan pada hari Minggu untuk digantikan oleh lapangan padel. Keputusan tersebut menimbulkan marah di antara warga, terutama orang tua seperti Saito yang khawatir tentang masa depan peluang latihan anak-anaknya.

Khawatir Masyarakat dan Pereplasian

Penggemuk Usaha Khawatirkan Hilangnya Ruang Masyarakat Akibat Lapangan Padel
Penggemuk Usaha Khawatirkan Hilangnya Ruang Masyarakat Akibat Lapangan Padel

Tutupnya Barking Skate Park adalah bagian dari tren lebih luas yang telah melihat skate park, area mainan, dan lapangan basket lainnya diubah menjadi lapangan padel berbayar. Eleanor Dunlop, yang memimpin kampanye untuk menyelamatkan skate park ini, mengekspresikan kekhawatiran mendalam tentang dampak pada masyarakat setempat. 'Ini penting bagi sosialisasi orangtua dan anak-anak,' ujar dia. 'Ruang ini sangat penting di wilayah yang kurang beruntung di mana fasilitas terjangkau jarang.'

Faktor Ekonomi dan Reaksi Publik

Sementara itu, pemerintah setempat mempertahankan bahwa kelangsungan finansial lapangan padel memperkuat konversi tersebut. Warga menolak bahwa lapangan baru ini datang dengan biaya tinggi. Berdasarkan data Asosiasi Tenis Lapangan, jumlah lapangan padel di Inggris telah melonjari 2500% dalam tujuh tahun terakhir. Di Bethnal Green, area multi-fungsi diganti menjadi lapangan padel berbayar meski ada oposisi dan petisi online dengan lebih dari 10.000 tanda tangan. Kampanye Lillie Almond menyesal: 'Ruang ini sebelumnya gratis dan inklusif, kini dibatasi oleh batasan finansial.'

Dampak Lebih Luas dari Gentrifikasi

Profesor Oli Mould dari Royal Holloway University menjelaskan bahwa perubahan-perubahan ini mencerminkan pola lebih luas gentrifikasi, di mana tanah dibatasi untuk penggunaan eksklusif. 'Gentrifikasi adalah tentang pembatasan ruang,' jelasnya. 'Yang terjadi di sini adalah orang mengambil tanah dan meletakkan dinding fisik di sekitarnya untuk memungkinkan akses berbayar.'

Sumber: The Guardian


Gilda Waters

29 posts

Related post